Investigasi independen dipimpin Ketua Komnas HAM Tanah Papua Frits Ramandey di Kota Sorong, Rabu (3/9/2025).
Rabu, 3 September 2025
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sorong menilai aparat intelijen di Papua Barat Daya kecolongan membaca situasi.
Rabu, 3 September 2025
Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Sorong Angky Dimara menyatakan, bahwa tindakan aparat melanggar hak asasi manusia (HAM).
Selasa, 2 September 2025
Massa aksi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya melayangkan kecaman keras terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Selasa, 2 September 2025
Sejumlah mahasiswa menggelar demo di Kota Sorong, Provinisi Papua Barat Daya, pada Selasa (2/9/2025).
Selasa, 2 September 2025
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menjenguk Maikel Welerubun (22), korban tertembak dalam aksi unjuk rasa.
Senin, 1 September 2025
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menjenguk Maikel Welerubun (22) di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Senin, 1 September 2025
Koalisi Advokat HAM Papua mendesak Polresta Sorong Kota mengusut tuntas kasus penembakan Maikel Welerubun di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Sorong.
Senin, 1 September 2025
Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD) menyuarakan keprihatinan keluarga Maikel Welerubun (22).
Senin, 1 September 2025
Mereka ini diamankan saat demo tolak tahanan politik (tapol) NFRPB disidangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 30 Agustus 2025
Kerusuhan mengakibatkan perusakan fasilitas publik seperti kantor dan rumah gubernur serta penembakan terhadap warga.
Sabtu, 30 Agustus 2025
PMKRI Papua Yoseph Syufi mengkritik Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD) yang dianggap tidak responsif terhadap peristiwa di Kota Sorong.
Sabtu, 30 Agustus 2025
Simon menambahkan, setelah pembebasan itu pihaknya fokus mendampingi tujuh orang yang masih ditahan.
Jumat, 29 Agustus 2025
Mama-mama Papua demo di depan Mapolresta Sorong Kota, Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Jumat (29/8/2025) sore.
Jumat, 29 Agustus 2025
Sebanyak 150 personel kepolisian dikerahkan meredam konflik massa di Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Jumat, 29 Agustus 2025
Bentrok massa dengan personel kepolisian di Jalan Ahmad Yani, Kompleks Yohan, Kota Sorong, Papua Barat Daya tak kunjung redam.
Jumat, 29 Agustus 2025
Kericuhan pecah lagi di Kota Sorong, Papua Barat Daya tepatnya di Kompleks Yohan, Jalan Ahmad Yani, Kamis (28/8/2025) malam.
Jumat, 29 Agustus 2025
Sidang perdana kasus dugaan makar empat anggota Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Makassar.
Kamis, 28 Agustus 2025
Kristian Tiba (53), mertua korban mengungkap fakta kronologi kejadian yang menimpa sang menantu.
Kamis, 28 Agustus 2025
Sebanyak 17 warga ditangkap aparat TNI-Polri dalam unjuk rasa di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (27/8/2025).
Kamis, 28 Agustus 2025