TOPIK
Kriminalitas Papua Barat Daya
-
Dua nelayan diduga menjadi korban pembajakan oleh sekelompok perompak di perairan Kota Sorong, Papua Barat Daya.
-
Atika Rafika mengatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Papua Barat Daya tinggi.
-
Elisa menyebut kondisi kekerasan ini semakin mengkhawatirkan dalam beberapa bulan terakhir.
-
Kasus pedofilia yang mengguncang Kota Sorong, Papua Barat Daya resmi memasuki tahap satu.
-
Tim Resmob Satreskrim Polresta Sorong Kota meringkus seorang pria berinisial RO (26) di Kilometer 20, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat D
-
Kasus ayah setubuhi anak kandung usia 14 tahun di Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat Daya resmi masuk tahap satu.
-
Tujuh anak korban pedofilia di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, mengalami trauma berat setelah menjalani pemeriksaan oleh tim psikolog.
-
Unit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota melimpahkan berkas tahap satu ke Kejaksaan Negeri Sorong dalam kasus dugaan pedofilia.
-
Oktasari menegaskan, bahwa kasus ini harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat.
-
Jajaran Unit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota prediksi tren jumlah korban pedofilia di wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, akan bertambah.
-
Jajaran Satreskrim Polresta Sorong Kota meringkus pelaku pedofilia berinisial ZA (45) di wilayah Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
-
Kasus ini terungkap setelah pengakuan Kapolresta Sorong Kota melalui Kanit PPA Satreskrim Polresta Sorong Kota, Ipda Nelfince Rumbino.
-
Jajaran Polres Sorong Selatan saat ini tengah fokus menangani maraknya kasus penipuan online.
-
Ipda Nelfince Rumbino mengatakan, bahwa berkas kedua mucikari kasus MiChat sudah lengkap dan siap untuk diserahkan ke jaksa.
-
Polres Sorong Selatan, Papua Barat Daya, merilis data terkait 145 kasus kriminalitas yang terjadi sepanjang tahun 2024.
-
Saksi mengungkapkan bahwa mereka juga diperintah oleh kedua mucikari untuk melayani pria di hotel yang sama.
-
Kapolda mengungkapkan, bahwa identitas orang tak dikenal (OTK) yang diduga terlibat dalam penembakan sudah diketahui.
-
Ia mengatakan, Polres Tambrauw telah mendirikan pos penjagaan di Distrik Bamusbama untuk mencegah insiden serupa.
-
Kedua korban mengaku, seluruh pelaku OTK ini berjumlah 10 orang, dan setelah dibacok seluruhnya langsung larikan diri.
-
Kedua korban pembacokan belakangan diketahui bernama lengkap Mulyadi (44) dan Joni Indra Irawan (38).
-
Akun tersebut dilaporkan oleh Jamaluddin Rumatiga, pengacara yang diberi kuasa oleh Partai Demokrat sekaligus Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, Seni
-
Ia menambahkan, tindak pindana human trafficking juga melanggar hak-hak anak sebagaimana diamanatkan UU Perlindungan Anak.
-
Kapolres Raja Ampat, melalui Kasi Propam Ipda Shadun mengatakan pelaku tinggal tinggal menunggu sidang kode etik atas perbuatannya.